Berita Gate News, kejatuhan pasar cryptocurrency pada 10 Oktober 2025 menyebabkan hilangnya aset leverage perpetual futures sebesar 19 miliar dolar AS, namun peristiwa ini justru membuka peluang pengembangan bagi perusahaan startup opsi on-chain. CEO platform opsi on-chain Derive, Nick Forster, menyatakan bahwa gejolak pasar ini menyoroti bahwa kontrak perpetual bukan satu-satunya instrumen keuangan, dan opsi on-chain untuk pertama kalinya menunjukkan kelayakan dan potensi keuntungan.
Menurut data dari DefiLlama, volume perdagangan premi opsi cryptocurrency on-chain mencapai rekor tertinggi sebesar 51 juta dolar AS pada bulan Maret tahun ini, sementara volume perdagangan futures Bitcoin turun sekitar 56% dari puncaknya pada bulan Oktober. Kondisi pasar yang semakin ketat mendorong para trader beralih ke opsi untuk mendapatkan pendapatan terstruktur, sehingga meningkatkan permintaan terhadap opsi on-chain.
Derive dan aplikasi baru Kyan sedang mengoptimalkan pengalaman opsi on-chain melalui model hybrid, menggabungkan transparansi dan kinerja. Cozy menyatakan bahwa mereka menyediakan margin portofolio, memungkinkan trader menghitung jaminan berdasarkan semua posisi terbuka, meningkatkan efisiensi dana, sekaligus mengintegrasikan perdagangan opsi dan futures dalam satu platform untuk mengurangi kompleksitas operasional.
Peningkatan penerimaan institusi ke aset kripto juga menjadi faktor pendorong. Sejak disetujuinya ETF Bitcoin pertama di AS pada tahun 2024, investor institusional mulai masuk, dan perdagangan opsi semakin menarik sebagai alat lindung risiko. Kerja sama Derive dengan FalconX semakin memperkuat kemampuan market-making mereka, berpotensi secara bertahap mengurangi pangsa pasar platform opsi besar seperti Deribit.
Meskipun futures perpetual tetap menjadi pilihan utama bagi trader ritel yang berspekulasi, opsi on-chain menarik perhatian lebih banyak investor berkat keunggulan transparansi, keamanan, dan struktur yang terorganisir. Para profesional industri berpendapat bahwa pertumbuhan pasar yang baru ini menandai diversifikasi produk keuangan kripto, sekaligus menyediakan alat pendapatan dan pengelolaan risiko baru untuk aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum.