Lido DAO menimbang intervensi berbasis dana (treasury) di pasar tokennya sendiri, dengan mengusulkan untuk mengalokasikan hingga 10.000 stETH senilai sekitar $20 juta untuk membeli kembali LDO setelah rentang panjang kinerja yang tertinggal dibanding Ether. Proposal yang diajukan oleh tim Lido Ecosystem Operations membingkai langkah tersebut sebagai respons terhadap apa yang disebutnya sebagai dislokasi harga besar, bukan sebagai gejolak volatilitas biasa. Menurut riset, LDO diperdagangkan pada rasio LDO:ETH sekitar 0,00016, sekitar 63% di bawah median dua tahunnya sebesar 0,00043 dan sekitar 70% di bawah level yang mencirikan sebagian besar dua tahun sebelumnya. stETH dana bisa diubah menjadi dukungan pasar bertahap Dalam rencana tersebut, Komite Pertumbuhan Lido akan diizinkan untuk menukar stETH yang dipegang di treasury dengan LDO dalam tranche masing-masing 1.000 stETH, alih-alih mengeksekusi jumlah penuh sekaligus. Setiap tranche memerlukan persetujuan tata kelola yang terpisah, struktur yang dimaksudkan untuk memperlambat proses dan mengurangi risiko eksekusi pada kondisi pasar yang lebih tipis. Desain itu penting. Dalam DeFi, proposal buyback bisa dengan cepat memunculkan pertanyaan tentang disiplin treasury, dukungan token, dan apakah modal protokol digunakan untuk pencitraan (optics) alih-alih operasi. Lido mencoba membingkainya secara berbeda. Argumennya adalah bahwa token telah bergeser terlalu jauh dari fundamental protokol, bukan bahwa pasar hanya membutuhkan dorongan jangka pendek. Proposal ini menguji bagaimana DAO menilai token mereka sendiri Diskusi buyback tersebut juga tiba pada momen yang canggung untuk token tata kelola secara lebih luas. Banyak protokol masih menghasilkan biaya (fees), memegang aset treasury, dan menjaga aktivitas onchain yang berarti, tetapi token tata kelola mereka terus tertinggal dari aset yang seharusnya mereka wakili. Lido secara efektif mempertanyakan apakah modal treasury harus digunakan untuk menutup kesenjangan itu ketika pasar tidak melakukannya sendiri. Untuk saat ini, proposal tersebut masih dalam peninjauan. Namun pesan di baliknya sudah cukup jelas. Salah satu protokol terbesar DeFi menganggap tokennya diperdagangkan terlalu murah relatif terhadap Ether, dan mempertimbangkan menggunakan ukuran treasury yang nyata untuk menguji pandangan itu di pasar terbuka.