Platform kontrak berkelanjutan yang terdesentralisasi di ekosistem Solana, Drift Protocol, terus mengalami peningkatan dalam insiden kerentanan keamanan. Berdasarkan data terbaru dari SolanaFloor, jumlah protokol yang terdampak telah meningkat menjadi 20, dengan kerugian total mencapai 285 juta dolar AS, menjadikannya salah satu insiden keamanan paling serius dalam beberapa tahun terakhir di ekosistem Solana.
(Latar belakang: Drift Protocol dikonfirmasi telah diretas—bukan lelucon April Mop! Kerugian diperkirakan mencapai 270 juta dolar, dan peretas sedang melakukan pencucian uang secara gila-gilaan untuk menukar ETH)
(Informasi tambahan: Laporan Elliptic: Kasus pencurian 280 juta dolar dari Drift Protocol diduga dilakukan oleh peretas Korea Utara! Metode pencucian uang lintas rantai sangat profesional)
Daftar isi artikel ini
Toggle
Platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang terkenal dan berkelanjutan, Drift Protocol, mengalami serangan kerentanan keamanan besar pada 1 April. Dampak dari badai ini menyebar dengan cepat. Menurut data terbaru dari SolanaFloor, hingga saat artikel ini dipublikasikan, jumlah protokol yang terkena dampak dari serangan tersebut meningkat dari 11 menjadi 20, dengan kerugian total diperkirakan mencapai 285 juta dolar AS, menjadikannya salah satu insiden peretasan terburuk dalam beberapa tahun terakhir di ekosistem Solana.
🚨Baru: pelacak eksposur @DriftProtocol diperbarui dengan lebih banyak proyek Solana yang mengonfirmasi dampak dari eksploitasi sebesar $285 juta. pic.twitter.com/DFhttYeadF
— SolanaFloor (@SolanaFloor) 2 April 2026
Serangan peretasan ini terutama dilakukan melalui celah mekanisme multi-sig dan metode lain, yang menargetkan beberapa kolam dana Drift dengan serangan jahat. Karena banyak proyek di ekosistem Solana bergantung pada likuiditas dari Drift atau mengintegrasikan strateginya (seperti strategi delta netral), serangan ini dengan cepat memicu efek domino. Daftar protokol yang baru saja masuk dalam daftar korban meliputi PiggyBank, Perena, Vectis, Valeo, Amp Pay, Loopscale, Prime Numbers Fi, Gauntlet, dan Exponent.
Dalam hal jumlah kerugian spesifik, kerusakan dari masing-masing protokol yang terdampak mulai terungkap. Data terbaru menunjukkan bahwa kerugian terbesar diperkirakan terjadi di Prime Numbers Fi, dengan lebih dari 10 juta dolar AS. Institusi terkenal Gauntlet mengalami kerugian sekitar 6,4 juta dolar AS; Neutral Trade dan Elemental DeFi masing-masing kehilangan sekitar 3,67 juta dan 2,9 juta dolar AS. Selain itu, proyek seperti Reflect Money, Vectis, Ranger Finance, dan Pyra juga menghadapi kerugian besar berkisar antara 551.000 hingga 1,95 juta dolar AS.
Menghadapi risiko sistemik yang mendadak, tim Drift segera menangguhkan fungsi deposit dan penarikan, serta bekerja sama dengan perusahaan keamanan siber untuk melacak aliran dana peretas. Perlu dicatat bahwa beberapa protokol yang terdampak menunjukkan kemampuan penanganan krisis, seperti PiggyBank yang mengonfirmasi kerugian sebesar 106.000 dolar AS dan segera menggunakan dana tim untuk membayar ganti rugi penuh kepada pengguna yang terdampak.
Insiden ini tidak hanya menyebabkan harga token asli Drift, DRIFT, menghadapi tekanan jual besar-besaran, tetapi juga memberi tekanan pada likuiditas jangka pendek seluruh ekosistem Solana. Pelajaran pahit sebesar 285 juta dolar ini kembali menegaskan bahwa ekosistem DeFi memiliki risiko potensial terkait pengelolaan multi-sig, kontrol hak akses, dan integrasi antar protokol. Apakah dana yang hilang dapat dipulihkan dengan lancar, dan bagaimana solusi kompensasi untuk protokol lain yang terdampak, masih menjadi perhatian dan harus dipantau secara ketat oleh pasar.