BlockBeats Pesan, 8 April, media Israel pada malam 7 melaporkan bahwa, ketika tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Trump untuk Iran segera akan berakhir, terdapat kemajuan tertentu dalam kontak antara AS dan Iran. Semua pihak tengah berupaya mendorong tercapainya gencatan senjata sementara, serta membahas kemungkinan pembukaan bertahap Selat Hormuz.
Radio Publik Israel mengutip pernyataan dari para pejabat urusan diplomatik dan melaporkan bahwa pihak Pakistan mengajukan saran untuk menunda tenggat waktu selama dua minggu. Perundingan sedang berlangsung dengan intens, dan kontak terkait menunjukkan “perkembangan yang positif”, tetapi belum disepakati secara final. Menurut laporan di situs harian Israel, Berita Baru, kontak terkait sedang bergerak menuju tercapainya gencatan senjata sementara, dan selama periode ini Selat Hormuz kemungkinan akan dibuka kembali secara bertahap.
Laporan tersebut, mengutip pernyataan pejabat intelijen di kawasan itu, mengatakan bahwa semua pihak berada lebih dekat dengan gencatan senjata dibandingkan perkiraan publik, dan tengah berupaya mencapai semacam kesepakatan sebelum tenggat waktu tiba. Stasiun televisi Israel, Saluran 12, mengutip pernyataan dari kalangan pejabat militer, menyebutkan bahwa arah perkembangan situasi saat ini masih belum jelas, dan bisa “berujung pada pertempuran, juga bisa mencapai kesepakatan”. Pihak Israel sedang menyiapkan berbagai skenario untuk berbagai kemungkinan, termasuk gencatan senjata, perjanjian kerangka, serta memperluas tindakan militer.
Laporan tersebut juga menyatakan bahwa pejabat-pejabat Israel menggambarkan beberapa jam ke depan sebagai “momen krusial”, dan menaruh perhatian pada kemungkinan AS dan Iran mencapai semacam penundaan tenggat waktu atau perjanjian yang bersifat kerangka pada saat-saat terakhir, dengan penilaian bahwa pengaturan terkait mungkin tidak sepenuhnya memenuhi tuntutan kepentingan pihak Israel. (Jin 10)