Harga # Bitcoin dipengaruhi oleh faktor yang bertentangan: di satu sisi — risiko makroekonomi, di sisi lain — tren positif jangka panjang.
Tarif geopolitik – meningkatnya sengketa perdagangan antara AS dan Eropa menyebabkan volatilitas jangka pendek. Perubahan permintaan terhadap #ETF – perlambatan investasi institusional mendapatkan dukungan di level $92K. Risiko di antara pemegang jangka menengah – biaya masuk ke $114K dapat menyebabkan penjualan paksa saat harga turun.
Analisis mendalam
1. Tarif geopolitik (Negatif jangka pendek)
Tinjauan: Ancaman dari Presiden Trump untuk memberlakukan tarif 10% pada barang dari UE (mulai 1 Februari 2026) menyebabkan penurunan Bitcoin sebesar 3% ke $92K, menurut NewsBTC. Pasar memperhitungkan pengurangan likuiditas dan likuidasi posisi panjang sebesar $875 juta, sementara open interest pada derivatif menurun 15% dalam sebulan.
Apa artinya: Bitcoin tetap menjadi aset berisiko selama periode krisis dan rentan terhadap guncangan makroekonomi. Konflik perdagangan yang berkepanjangan dapat menjaga harga di bawah $95K.
2. Perlambatan aliran dana ke ETF (Efek campuran)
Tinjauan: ETF Bitcoin spot AS mengontrol 1,51 juta BTC (7,2% dari total pasokan), tetapi aliran bersih dana melambat menjadi $2,3 miliar per minggu dibandingkan dengan puncaknya $5 miliar (CoinDesk). BlackRock dengan dana IBIT mengelola aset sebesar $88 miliar, namun pembelian kembali harian mencapai $126 juta.
Apa artinya: Permintaan institusional memberikan dukungan untuk harga, tetapi untuk pemulihan diperlukan dorongan baru dari ETF. Stabilitas aset yang dikelola di atas $120 miliar sangat penting untuk memulai kembali pertumbuhan.
3. Risiko capitulation pemegang jangka menengah (Faktor negatif)
Tinjauan: Data UTXO menunjukkan bahwa pemegang jangka menengah (3–6 bulan) memiliki harga masuk rata-rata sekitar $114K — 23% di atas harga saat ini (Bitcoinist). Posisi mereka dengan kerugian di $24 miliar dapat memicu stop-loss saat turun di bawah $90K.
Apa artinya: Jika Bitcoin tetap di bawah $95K, kesabaran investor jangka menengah bisa habis, yang akan menyebabkan likuidasi massal, mirip dengan $647 penjualan mingguan sebesar juta di akhir 2025.
Kesimpulan
Pergerakan Bitcoin selanjutnya tergantung pada kemampuan pasar untuk menahan guncangan makroekonomi dan menjaga likuiditas melalui ETF. Pertanyaannya adalah apakah arus institusional dapat mengimbangi ketidakstabilan geopolitik sebelum pemegang jangka menengah mulai menjual secara massal. Pantau pemulihan #цены masuk ke $114K sebagai sinyal penurunan ketegangan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#CryptoMarketPullback
Singkat
Harga # Bitcoin dipengaruhi oleh faktor yang bertentangan: di satu sisi — risiko makroekonomi, di sisi lain — tren positif jangka panjang.
Tarif geopolitik – meningkatnya sengketa perdagangan antara AS dan Eropa menyebabkan volatilitas jangka pendek.
Perubahan permintaan terhadap #ETF – perlambatan investasi institusional mendapatkan dukungan di level $92K.
Risiko di antara pemegang jangka menengah – biaya masuk ke $114K dapat menyebabkan penjualan paksa saat harga turun.
Analisis mendalam
1. Tarif geopolitik (Negatif jangka pendek)
Tinjauan:
Ancaman dari Presiden Trump untuk memberlakukan tarif 10% pada barang dari UE (mulai 1 Februari 2026) menyebabkan penurunan Bitcoin sebesar 3% ke $92K, menurut NewsBTC. Pasar memperhitungkan pengurangan likuiditas dan likuidasi posisi panjang sebesar $875 juta, sementara open interest pada derivatif menurun 15% dalam sebulan.
Apa artinya:
Bitcoin tetap menjadi aset berisiko selama periode krisis dan rentan terhadap guncangan makroekonomi. Konflik perdagangan yang berkepanjangan dapat menjaga harga di bawah $95K.
2. Perlambatan aliran dana ke ETF (Efek campuran)
Tinjauan:
ETF Bitcoin spot AS mengontrol 1,51 juta BTC (7,2% dari total pasokan), tetapi aliran bersih dana melambat menjadi $2,3 miliar per minggu dibandingkan dengan puncaknya $5 miliar (CoinDesk). BlackRock dengan dana IBIT mengelola aset sebesar $88 miliar, namun pembelian kembali harian mencapai $126 juta.
Apa artinya:
Permintaan institusional memberikan dukungan untuk harga, tetapi untuk pemulihan diperlukan dorongan baru dari ETF. Stabilitas aset yang dikelola di atas $120 miliar sangat penting untuk memulai kembali pertumbuhan.
3. Risiko capitulation pemegang jangka menengah (Faktor negatif)
Tinjauan:
Data UTXO menunjukkan bahwa pemegang jangka menengah (3–6 bulan) memiliki harga masuk rata-rata sekitar $114K — 23% di atas harga saat ini (Bitcoinist). Posisi mereka dengan kerugian di $24 miliar dapat memicu stop-loss saat turun di bawah $90K.
Apa artinya:
Jika Bitcoin tetap di bawah $95K, kesabaran investor jangka menengah bisa habis, yang akan menyebabkan likuidasi massal, mirip dengan $647 penjualan mingguan sebesar juta di akhir 2025.
Kesimpulan
Pergerakan Bitcoin selanjutnya tergantung pada kemampuan pasar untuk menahan guncangan makroekonomi dan menjaga likuiditas melalui ETF. Pertanyaannya adalah apakah arus institusional dapat mengimbangi ketidakstabilan geopolitik sebelum pemegang jangka menengah mulai menjual secara massal. Pantau pemulihan #цены masuk ke $114K sebagai sinyal penurunan ketegangan.