Harga emas dunia (XAU/USD) dan emas batangan Antam mencetak sejarah baru pada hari ini, Kamis, 29 Januari 2026, dengan kenaikan yang sangat signifikan.
Berikut adalah rangkuman berita XAU hari ini:
1. Harga Emas Dunia (XAU/USD) Rekor Tertinggi Baru: Harga emas di pasar spot melonjak tajam menembus level psikologis $5.500 per troy ons.
Lonjakan Harian: Pada sesi perdagangan Asia, harga terpantau melambung hingga sekitar $5.600 per troy ons, menandai reli pemecahan rekor selama sembilan hari berturut-turut.
Penyebab Utama:
Kebijakan The Fed: Bank sentral AS memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50% – 3,75%.
Pelemahan Dolar AS: Indeks dolar AS jatuh ke level terendah dalam hampir empat tahun, membuat emas lebih murah bagi investor global.
Ketegangan Geopolitik: Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran memicu kepanikan pasar, sehingga investor berbondong-bondong beralih ke aset safe-haven (emas).
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Harga emas dunia (XAU/USD) dan emas batangan Antam mencetak sejarah baru pada hari ini, Kamis, 29 Januari 2026, dengan kenaikan yang sangat signifikan.
Berikut adalah rangkuman berita XAU hari ini:
1. Harga Emas Dunia (XAU/USD)
Rekor Tertinggi Baru: Harga emas di pasar spot melonjak tajam menembus level psikologis $5.500 per troy ons.
Lonjakan Harian: Pada sesi perdagangan Asia, harga terpantau melambung hingga sekitar $5.600 per troy ons, menandai reli pemecahan rekor selama sembilan hari berturut-turut.
Penyebab Utama:
Kebijakan The Fed: Bank sentral AS memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50% – 3,75%.
Pelemahan Dolar AS: Indeks dolar AS jatuh ke level terendah dalam hampir empat tahun, membuat emas lebih murah bagi investor global.
Ketegangan Geopolitik: Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran memicu kepanikan pasar, sehingga investor berbondong-bondong beralih ke aset safe-haven (emas).