Harga terus meningkat. Berita positif terus bermunculan. Orang di sekitar sedang menghasilkan uang. Pada saat ini, kerumunan memutuskan "Saatnya masuk."
Mengapa? Karena manusia membutuhkan sinyal konfirmasi. Ketika aset sudah naik, rasa takut berkurang. Tampaknya risiko menjadi lebih rendah. Tapi kenyataannya justru sebaliknya. Semakin tinggi harga, semakin dekat dengan waktu keluar dari para pelaku besar. Mereka membeli dalam keheningan. Menjual dalam kegilaan. Kerumunan membeli karena emosi. Para profesional membeli karena ketidakseimbangan.
Kesimpulan: Jika Anda merasa membeli membuat hati tenang, besar kemungkinan Anda sudah terlambat. Pasar mendapatkan uang dari mereka yang membuat keputusan dipengaruhi oleh emosi.
Lihat Asli
[Pengguna telah membagikan data perdagangannya. Buka Aplikasi untuk melihat lebih lanjut].
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengapa kebanyakan orang membeli di puncak?
Harga terus meningkat.
Berita positif terus bermunculan.
Orang di sekitar sedang menghasilkan uang.
Pada saat ini, kerumunan memutuskan "Saatnya masuk."
Mengapa?
Karena manusia membutuhkan sinyal konfirmasi.
Ketika aset sudah naik, rasa takut berkurang.
Tampaknya risiko menjadi lebih rendah.
Tapi kenyataannya justru sebaliknya.
Semakin tinggi harga, semakin dekat dengan waktu keluar dari para pelaku besar.
Mereka membeli dalam keheningan.
Menjual dalam kegilaan.
Kerumunan membeli karena emosi.
Para profesional membeli karena ketidakseimbangan.
Kesimpulan:
Jika Anda merasa membeli membuat hati tenang, besar kemungkinan Anda sudah terlambat.
Pasar mendapatkan uang dari mereka yang membuat keputusan dipengaruhi oleh emosi.