Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Komisi Sekuritas dan Investasi Australia: 23% dari Generasi Z memegang aset kripto, dengan 29% melakukan perdagangan berdasarkan konten dari media sosial dan sumber lainnya
Berita Techub News, menurut laporan Cointelegraph, Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC) mendesak para investor muda agar tidak bergantung pada influencer media sosial dan chatbot kecerdasan buatan dalam pengambilan keputusan keuangan. Hasil survei yang dirilis oleh lembaga pengawas keuangan tersebut menunjukkan bahwa Generasi Z sangat percaya pada “sumber informasi yang sering tidak dapat diandalkan,” yang menyebabkan mereka membuat keputusan keuangan yang lebih berisiko.
Survei terbaru ini dilakukan dari 28 November hingga 10 Desember tahun lalu, dengan 1127 responden berusia 18 hingga 28 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa 63% dari kelompok ini menggunakan media sosial untuk mendapatkan informasi dan panduan keuangan, 18% menggunakan platform kecerdasan buatan, dan 30% menyatakan mereka secara khusus menggunakan YouTube. Survei juga menemukan bahwa 56% dari Generasi Z menyatakan mereka “percaya sebagian atau sepenuhnya” pada informasi keuangan di media sosial, dan 52% memiliki pandangan yang sama terhadap “influencer keuangan” (yaitu influencer media sosial yang terutama membahas bidang keuangan atau investasi dan tampak mahir di bidang tersebut). Selain itu, kecerdasan buatan menjadi sumber informasi yang paling dipercaya dengan dukungan sebesar 64%. Survei juga menunjukkan bahwa saat ini 23% dari Generasi Z di Australia memiliki mata uang kripto, dan 29% dari mereka melakukan transaksi berdasarkan konten dari media sosial dan influencer.