Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pasar saham New York terus menguat, sentimen membaik memperluas di tengah pelonggaran ketegangan di Selat Hormuz
Indeks utama saham di New York, Amerika Serikat, terus menunjukkan kekuatan, sementara ketegangan geopolitik terkait Selat Hormuz menarik perhatian investor.
Pada 17 hari lokal, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York naik 46,85 poin, sementara indeks S&P 500 dan Nasdaq juga mengalami kenaikan. Hal ini mencerminkan perhatian pasar terhadap pergerakan harga minyak internasional dan ketidakpastian terkait masalah Iran. Terutama, tren kenaikan harga minyak internasional belakangan ini, namun berita tentang kapal minyak yang melewati Selat Hormuz sedikit meredakan kekhawatiran inflasi.
Selat Hormuz adalah jalur penting dalam pengangkutan minyak dunia, dan ketegangan di wilayah ini dapat langsung mempengaruhi harga minyak dan pasar. Ketua Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih AS, Kevin Hassett, mengungkapkan bahwa kapal minyak sudah mulai berlayar, yang menunjukkan bahwa Iran memiliki kendali terbatas atas jalur tersebut. Namun, karena Presiden Donald Trump menyatakan bahwa tidak perlu bantuan sekutu, situasi yang kacau masih berlanjut.
Pertemuan dua hari Dewan Pasar Terbuka Federal (FOMC) dimulai hari ini, membuat investor tetap berhati-hati. Menjaga suku bunga acuan tetap tidak berubah sudah diperkirakan, dan perhatian tertuju pada pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengenai Iran dan lonjakan harga minyak. Di tengah ketidakpastian ini, beberapa saham industri mengalami kenaikan, menunjukkan volatilitas pasar.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa jika ketegangan geopolitik di masa depan mereda, pasar saham mungkin akan stabil. Namun, beberapa pengamat berpendapat bahwa volatilitas harga minyak yang tetap tinggi memerlukan strategi investasi yang hati-hati.