Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#Gate广场AI测评官 Cara Menggunakan AI Seperti Ahli AI? Pelajari Satu Trik yang Mengalahkan 99% Orang.
Jawabannya adalah langsung memberikan pertanyaan kepada AI.
Inti dari menjadi ahli AI bukan terletak pada berapa banyak instruksi yang Anda hafalkan, melainkan apakah Anda telah membangun "model pemikiran kolaborasi dengan AI". Berikut adalah lima langkah kemajuan dari pemula hingga master.
Tahap Pertama: Rekonstruksi Pemikiran (Lapisan Kognitif)
Tujuan: Mengubah pemikiran "mesin pencari" menjadi pemikiran "karyawan super".
Cara pemula: Seperti menggunakan Baidu/Google, hanya melemparkan kata kunci. "Tulis naskah pemasaran", "Terjemahkan kalimat ini".
Cara ahli: Berikan konteks, peran, tugas, dan batasan.
Hati nurani inti: Jangan biarkan AI menebak apa yang ingin Anda lakukan, tetapi tentukan standar kesuksesan dengan jelas.
Tahap Kedua: Menguasai Prompt Terstruktur
Tujuan: Belajar menggunakan "kerangka prompt terstruktur" untuk menjamin kualitas output.
Ahli tidak akan pernah hanya mengatakan satu kalimat.
Sebuah prompt yang sempurna biasanya berisi 4 elemen berikut (kerangka CRTC):
Context (Konteks): Mengapa perlu melakukan ini? Siapa audiensnya?
Role (Peran): Siapa yang ingin Anda harapkan untuk dimainkan? (programmer senior, chef Michelin, editor yang ketat)
Task (Tugas): Apa instruksi spesifiknya?
Constraints (Batasan): Jumlah kata, format, nada, konten yang dilarang.
🔴 Contoh perbandingan:
Pengguna biasa: "Bantu saya menulis artikel pendek tentang kopi."
Pengguna ahli: "Anda sekarang adalah seorang pemburu biji kopi specialty dengan pengalaman 20 tahun (peran). Silakan tulis artikel blog untuk sekelompok penggemar kopi pemula (konteks/audiens) yang memperkenalkan karakteristik rasa 'Yirgacheffe' (tugas).
Persyaratan: nada santai dan penuh humor, gunakan minimal 3 metafora, sekitar 600 kata, pada akhirnya berikan 3 saran parameter penyeduhan, ditampilkan dalam bentuk tabel Markdown (batasan/format)."
Tahap Ketiga: Menguasai Multimodal dan Jendela Panjang (Keunggulan Inti)
Analisis Visual (Vision):
Penggunaan: Upload tangkapan layar laporan yang kompleks, biarkan AI mengubahnya menjadi data Excel; upload foto rumah, biarkan AI memberikan saran renovasi; upload tangkapan layar kode, biarkan AI mencari bug.
Analisis Dokumen (Long Context):
Penggunaan: Langsung lempar puluhan ribu kata PDF (laporan keuangan, makalah, kontrak hukum).
Instruksi ahli: "Berdasarkan laporan keuangan 200 halaman yang saya upload, analisis tren investasi R&D perusahaan selama 5 tahun terakhir, dan bandingkan dengan rata-rata industri yang sama."
Pemahaman Video:
Penggunaan: Upload video acara peluncuran 10 menit, biarkan AI mengekstrak poin-poin kunci dan garis waktu.
Tahap Keempat: Iterasi dan Rantai Pemikiran (CoT)
Tujuan: Memandu model berpikir, melalui dialog multi-putaran untuk menyempurnakan hasil.
Jangan berharap output sempurna pada percobaan pertama. Ahli tahu cara "melatih" model.
Rantai Pemikiran (Chain of Thought):
Untuk masalah logika yang kompleks, tambahkan di akhir instruksi: "Silakan pikirkan langkah demi langkah (Let's think step by step)". Ini dapat secara signifikan meningkatkan akurasi logika.
Prompt Beberapa Sampel (Few-Shot Prompting):
Berikan 1-2 contoh yang sangat baik.
Instruksi: "Silakan tiru gaya dari dua contoh berikut (contoh A, contoh B), dan buat contoh ketiga untuk saya."
Iterasi Kritis:
Setelah AI menghasilkan konten, jangan langsung gunakan.
Instruksi ahli: "Apakah ini yang terbaik yang bisa Anda lakukan? Silakan kritik konten yang baru saja Anda tulis dari dua sudut pandang 'keketatan logika' dan 'daya menular bahasa', dan berikan versi yang dioptimalkan."
Tahap Kelima: Integrasi Alur Kerja
Di tahap ini, Anda tidak lagi sekadar "berdialog", tetapi "menciptakan".
Gunakan Canvas (Mode Kanvas):
Tepat di antarmuka Anda saat ini. Untuk artikel panjang, proyek kode, jangan melakukan perubahan di kotak obrolan yang sempit. Anda dapat langsung menyoroti teks yang dipilih dan membiarkan AI melakukan perubahan yang ditargetkan ke bagian tertentu.
Koneksi Lintas Aplikasi:
Manfaatkan ekstensi Google Workspace.
Instruksi: "Cari semua dokumen tentang 'Anggaran 2024' di Google Drive saya, dan rangkum item pengeluaran utamanya."
Membangun Basis Pengetahuan Pribadi:
Simpan Prompt yang sering Anda gunakan, bentuk "perpustakaan mantra" Anda sendiri, bahkan bangun alat kecil Anda sendiri melalui API.
AI bukan kristal ajaib, ia adalah penguat pikiran Anda. Semakin jelas logika yang Anda masukkan, semakin kuat umpan balik yang diberikannya.