Mengapa Lobi Perbankan Memblokir RUU Kripto: Posisi Brian Armstrong

CEO Coinbase Brian Armstrong pada hari Rabu menuduh asosiasi perdagangan bank menciptakan jalan buntu dalam negosiasi legislasi kripto. Saat berbicara di Forum Kebebasan Dunia di Mar-a-Lago, dia menunjukkan bahwa asosiasi tersebut, bukan lembaga keuangan individual, yang memblokir kesepakatan dalam isu penting ini.

Konflik Kepentingan: Mengapa Asosiasi Bank Menentang Industri Kripto

Armstrong menyoroti masalah utama: struktur keuangan tradisional melihat kripto dari sudut pandang nol-sum. “Entah kenapa, beberapa asosiasi perdagangan melihat ini sebagai permainan di mana kemenangan satu pihak adalah kekalahan pihak lain,” jelasnya. Alih-alih melihat aset digital sebagai peluang untuk memperluas bisnis, asosiasi ini menganggapnya sebagai ancaman potensial.

Pasar kripto sendiri menunjukkan pemahaman berbeda. Seperti yang disampaikan kepala Coinbase, bank-bank tertentu semakin melihat kripto bukan sebagai musuh, tetapi sebagai alat pertumbuhan. Institusi keuangan terbesar secara aktif mengintegrasikan teknologi blockchain dan merekrut ahli aset digital melalui platform seperti LinkedIn.

Strategi Pembekuan: Bagaimana Asosiasi Bank Menghentikan RUU

Kerja sama antara kabinet dan industri kripto mencapai jalan buntu setelah inisiatif Komite Perbankan Senat gagal bulan lalu. Kelompok perdagangan bank yang mewakili industri dalam pertemuan di Gedung Putih bersikap keras: mereka menuntut agar RUU melarang remunerasi pada stablecoin.

Dalam pertemuan terakhir minggu lalu, lobi bank tidak menunjukkan fleksibilitas. Pertemuan berikutnya dijadwalkan Kamis pagi, tetapi situasinya tetap tegang. Armstrong menyatakan bahwa sebenarnya bank kecil dan menengah tidak begitu takut kehilangan deposito ke penerbit stablecoin, melainkan khawatir terhadap kompetisi dari bank besar.

Posisi Industri Kripto: Stablecoin Sebagai Peluang, Bukan Kerentanan

Brian Armstrong menyatakan bahwa Coinbase sudah menyediakan infrastruktur kripto untuk lima bank terbesar di dunia. Ini menunjukkan bahwa aset digital dan sektor keuangan tradisional dapat hidup berdampingan dengan sukses. “Kita hidup di dunia di mana stablecoin yang diatur di AS sudah menawarkan remunerasi. Anda harus menerima ini sebagai fakta dan memutuskan: ini peluang atau ancaman,” katanya.

Industri kripto melihat dalam RUU tentang struktur pasar peluang untuk regulasi yang adil, yang memungkinkan teknologi berkembang tanpa pembatasan yang tidak beralasan. Stablecoin, menurut Armstrong dan pendukungnya, dapat memberikan manfaat bagi konsumen maupun sistem keuangan secara keseluruhan.

Jalan Menuju Konsensus: Apa yang Bisa Mengubah Keadaan

Meskipun saat ini terjebak, Armstrong menyatakan harapannya akan kompromi. Ia berpendapat bahwa dalam RUU yang diperbarui, bank akan mendapatkan keuntungan tertentu yang dapat meredakan keberatan mereka. Namun, rincian kompromi ini masih belum jelas.

Sebagai catatan, saat Digital Asset Market Clarity Act ditunda sebelum sidang di Senat, Coinbase menarik dukungannya terhadap RUU tersebut. Ini menunjukkan bahwa industri kripto siap memperjuangkan kepentingannya, bahkan jika harus melawan mitra politik.

Konteks Internasional: Tantangan Serupa di Negara Lain

Sementara itu, tantangan serupa muncul di bagian dunia lain. Kementerian Keuangan Brasil menunda konsultasi tentang perpajakan transaksi kripto. Pemerintah khawatir akan konflik dengan Kongres menjelang pemilu. Rencana pajak yang diusulkan akan mengklasifikasikan beberapa operasi stablecoin sebagai transaksi valuta asing dengan tarif pajak hingga 3,5% — yang dianggap industri ilegal.

Ini menunjukkan bahwa perjuangan untuk regulasi kripto yang adil berlangsung di banyak front. Posisi Brian Armstrong dan Coinbase di AS hanyalah bagian dari proses global negosiasi antara industri inovatif dan lembaga keuangan konservatif.

Pertanyaan utama tetap terbuka: akankah pembuat kebijakan dan regulator keuangan mampu menemukan keseimbangan antara melindungi sektor tradisional dan mendukung inovasi teknologi di bidang kripto.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan