Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru saja saya menangkap sesuatu yang menarik tentang bagaimana langkah terbaru Musk sedang membentuk ulang lanskap teknologi. SpaceX secara resmi mengambil alih xAI, menciptakan entitas yang kini dinilai $1.25 triliun—menjadikannya perusahaan swasta paling berharga di dunia. Tapi inilah yang benar-benar mendorong merger ini.
Motivasi Musk di balik penggabungan kedua perusahaan ini cukup jelas: membangun pusat data di luar angkasa. Menurut memo-nya, infrastruktur AI berbasis darat mengonsumsi energi dalam jumlah besar dan membebani komunitas lokal. Kebutuhan energi untuk AI tumbuh lebih cepat daripada infrastruktur yang berakar di Bumi mampu menanganinya, bahkan dalam jangka pendek. Jadi solusi Musk? Pindahkan komputasi ke orbit.
Ini adalah gaya Musk yang klasik—mengidentifikasi hambatan dan mengusulkan solusi moonshot. Motivasi ini masuk akal kalau dipikirkan: AI menjadi semakin rakus daya, dan ada batas kapasitas yang bisa Anda bangun di Bumi tanpa mendapat dorongan balik dari lingkungan dan masyarakat. xAI sudah mendapat kritik terkait pusat data Memphis-nya karena alasan-alasan tersebut.
Gambaran finansialnya juga cukup menggugah. xAI menghabiskan sekitar $1 miliar per bulan, sementara SpaceX menghasilkan hingga 80% dari pendapatannya dari penerapan Starlink. Menggabungkan keduanya menciptakan sinergi—SpaceX mendapatkan sumber pendapatan baru dari peluncuran dan pemeliharaan pusat data orbital, sementara xAI mendapatkan akses ke infrastruktur yang dibutuhkannya untuk memperbesar operasi AI.
Yang menarik adalah, meskipun merger ini terjadi, kedua perusahaan tetap mengejar tujuan langsung yang berbeda. SpaceX berfokus untuk membuktikan bahwa Starship dapat mengangkut astronot dengan aman ke Moon dan Mars. xAI berupaya bersaing dengan OpenAI dan Google dalam perlombaan AI. Visi jangka panjang pusat data luar angkasa adalah perekatnya, tetapi buku panduan jangka pendeknya terpisah.
Ada juga spekulasi mengenai IPO SpaceX yang mungkin terjadi seawal Juni, meski Musk belum mengonfirmasi apakah merger ini mengubah rencana tersebut. Entitas gabungan perlu mempertahankan penerapan satelit yang stabil untuk mendukung pusat data orbital ini—Musk menyebutkannya dalam memo-nya tetapi tidak memberikan angka spesifik. Namun, persyaratan FCC untuk melakukan de-orbit satelit setiap lima tahun sebenarnya menciptakan siklus pembaruan bawaan yang dapat menjaga pendapatan tetap mengalir.
Ini adalah langkah berani, dan apakah langkah ini berhasil bergantung pada apakah infrastruktur berbasis luar angkasa benar-benar mampu menyelesaikan masalah energi dalam skala besar. Namun motivasi Musk di sini jelas: ia tidak hanya menggabungkan dua perusahaan, ia berusaha secara mendasar mengubah cara infrastruktur AI bekerja.