Saya telah memikirkan mengapa begitu banyak orang terobsesi dengan hasil investasi Warren Buffett tetapi sama sekali melewatkan apa yang sebenarnya membuatnya berhasil. Rutinitas hariannya jujur saja adalah bagian yang paling kurang dihargai dari kisah suksesnya.



Inilah yang menarik perhatian saya: pria ini bangun tidur dan langsung minum Coca-Cola, lalu pergi ke McDonald's untuk sarapan. Bukan rutinitas sehat dan mewah yang Anda harapkan dari seorang miliarder, kan? Ketika dia merasa baik tentang pasar, dia memilih biscuit bacon, telur, dan keju seharga $3,17. Ketika pasar sedang turun, dia beralih ke opsi seharga $2,95. Kebanyakan orang menganggap itu konyol ketika Anda bernilai lebih dari $146 miliar, tetapi pola pikir itu mengungkapkan segalanya tentang bagaimana dia berpikir.

Di sinilah rutinitas harian Warren Buffett menjadi menarik. Dia tidak pelit demi pelit. Dia menunjukkan sesuatu yang tidak dipahami kebanyakan investor: keputusan kecil yang dikumpulkan secara masif dari waktu ke waktu. Dia secara harfiah menunjukkan bagaimana menabung 25 sen setiap hari selama 76 hari pada tahun 1965 untuk membeli satu saham Berkshire Hathaway akan berubah menjadi lebih dari $833.000 pada tahun 2023. Itu kekuatan konsistensi bertemu kesabaran.

Setelah sarapan, Buffett menghabiskan seluruh hari kerjanya untuk membaca. Bukan menggulir, bukan menghadiri rapat yang tidak penting, hanya riset mendalam tentang laporan keuangan perusahaan, laporan investor, dan publikasi industri. Dia menyelami cerita lengkap sebuah perusahaan sebelum membuat langkah apa pun. Ini sangat penting: dia hanya fokus pada bisnis dalam lingkaran kompetensinya. Dia tidak berpura-pura memahami semuanya. Disiplin ini yang membedakannya dari kebanyakan investor yang mengejar peluang acak.

Yang benar-benar menonjol dari rutinitas harian Warren Buffett adalah bagian keseimbangannya. Dia meninggalkan kantor antara pukul 5 dan 6 sore, biasanya mampir lagi ke McDonald's dalam perjalanan pulang. Dia benar-benar frustrasi ketika orang tidak menghormati batasan ini. Pada saat itu, pikirannya sudah melakukan pekerjaan berat untuk hari itu. Dia pulang ke rumah, menghabiskan malamnya jauh dari pekerjaan, lalu membaca selama 30 menit sebelum lampu dimatikan pukul 10:45 malam.

Orang sering bertanya-tanya apakah ada rahasia di balik kesuksesannya, tetapi jujur saja? Ini dia. Rutinitas harian Warren Buffett sengaja sederhana dan terstruktur. Tidak ada kekacauan, tidak terlalu banyak bekerja, tidak mencoba melakukan semuanya sekaligus. Dia membiarkan otaknya menyegarkan diri setiap hari agar bisa membuat keputusan tajam keesokan harinya. Itu bukan kemalasan. Itu strategi. Konsistensi rutinitas ini, dikombinasikan dengan pendekatan yang berfokus pada riset, mungkin nilainya lebih dari setiap pilihan saham individu yang pernah dia buat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan