Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Trader kripto — ini bukan kelompok yang homogen. Setiap orang memilih jalannya sendiri di pasar, dan banyak tergantung pada strategi perdagangan yang mereka praktikkan. Saya perhatikan bahwa ada dua strategi yang menonjol: swing trading dan scalping. Keduanya menggunakan volatilitas pasar kripto, tetapi bekerja dengan cara yang sangat berbeda.
Swing trading adalah pendekatan yang lebih tenang. Trader mengambil posisi selama beberapa hari atau bahkan minggu, menangkap gelombang pergerakan harga. Sedangkan scalping adalah hal yang sama sekali berbeda. Ini adalah perdagangan cepat, hampir konstan, di mana posisi bisa bertahan hanya beberapa menit atau bahkan detik. Scalper menangkap mikro-fluktuasi harga, melakukan banyak transaksi dalam satu hari. Secara psikologis, ini adalah hal yang sangat berbeda: scalping membutuhkan perhatian terus-menerus dan pengambilan keputusan cepat di bawah tekanan, yang bisa sangat menegangkan. Swing trading membutuhkan kesabaran, tetapi lebih tidak intens.
Mengenai swing trading, ini bukan sekadar membeli dan menahan selama bertahun-tahun. Ini adalah strategi di mana trader menganalisis pasar, menunggu saat yang tepat, lalu keluar dari posisi dengan keuntungan. Swing trader sering menggunakan grafik empat jam dan harian untuk menentukan tren. Beberapa terus memantau pasar dan siap keluar dengan cepat jika ada perubahan. Yang lain menetapkan stop-loss dan dengan tenang menunggu, tanpa terlalu fokus pada setiap fluktuasi. Hal penting: swing trader membayar komisi lebih jarang daripada scalper karena mereka melakukan lebih sedikit transaksi.
Posisi dalam swing trading biasanya diambil minimal selama satu hari, dan sering selama beberapa hari atau minggu. Risiko di sini juga ada — pasar bisa berbalik secara tajam dalam hitungan jam atau bahkan menit. Pergerakan malam dan akhir pekan bisa mengejutkan. Tapi risiko utama adalah penurunan harga yang berkepanjangan selama periode menahan posisi.
Sekarang tentang scalping. Ini adalah perdagangan frekuensi tinggi dalam bentuk murni. Scalper bertindak cepat dan tegas, tanpa bergantung pada analisis fundamental atau tren pasar besar. Mereka menangkap pergerakan harga sekecil apapun dan menggunakan leverage tinggi untuk memaksimalkan dari fluktuasi kecil tersebut. Posisi bisa dibuka dan ditutup dalam satu-dua belas menit, meskipun beberapa scalper beraksi lebih cepat — dalam satu- dua menit. Setiap transaksi menghasilkan keuntungan kecil, tetapi jika dilakukan banyak transaksi, pendapatan akan bertambah.
Namun, scalping bukan jalan yang mudah. Dibutuhkan penilaian situasi yang baik di bawah tekanan tinggi, refleks cepat, dan mental baja. Scalper biasanya hanya memperdagangkan satu atau dua koin utama, misalnya Bitcoin (harga saat ini sekitar 71,85 ribu dolar) atau Ethereum (sekitar 2,23 ribu dolar). Setiap transaksi juga berarti biaya, jadi perlu memperhitungkan pengeluaran ini saat menghitung keuntungan bersih.
Apa yang harus dipilih — swing trading atau scalping? Ini adalah pertanyaan yang sangat pribadi. Jika kamu tidak sabar dan suka pergerakan cepat, scalping mungkin cocok dengan gayamu. Jika kamu lebih suka pendekatan yang lebih santai dan ingin mendiversifikasi portofolio dengan beberapa koin, swing trading bisa lebih baik. Trader yang sukses memilih strategi yang sesuai dengan karakter, gaya hidup, dan kesiapan mereka terhadap risiko.
Kedua pendekatan ini terkait dengan risiko tinggi. Posisi cepat dalam waktu singkat bisa menghasilkan keuntungan besar maupun kerugian. Hal yang sama juga bisa terjadi saat menunggu hasil swing trade dalam jangka panjang. Untuk pemula, saya menyarankan mencoba trading paper di akun demo — banyak bursa menawarkan ini secara gratis. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan pengalaman tanpa risiko kehilangan uang nyata. Pada akhirnya, hasilnya tergantung pada pengetahuan, perhatian, pemahaman pasar, dan tentu saja sedikit keberuntungan.