‏Apakah benar krisis minyak 1973–1974 adalah penyebab inflasi dan ambruknya pasar? Atau kisah ini jauh lebih dalam dari itu?


Setiap kali harga minyak naik, kembali cerita yang sama:
“Kami mengulang skenario tahun tujuh puluhan”.

Tapi kenyataannya?
Ini adalah salah satu mitos ekonomi yang paling menyebar… dan paling tidak akurat.

Mari kita baca ulang apa yang sebenarnya terjadi selama krisis minyak 1973–1974.

Pertama: pasar tidak runtuh karena minyak (setidaknya pada awalnya)

Selama Perang Oktober 1973 (Perang Oktober 1973), yang disertai dengan embargo minyak oleh OPEC, diperkirakan pasar akan segera runtuh.

Tapi yang terjadi justru kebalikannya:
•Indeks Dow Jones naik
•Pasar Australia menguat
•Pada awalnya, pasar bereaksi secara positif

Ambruknya besar (-48% di Amerika Serikat, -60% di Australia) terjadi kemudian… sebagai akibat dari akumulasi gangguan ekonomi yang mendalam, bukan semata-mata karena minyak.

Kedua: inflasi sudah ada sebelum minyak

Sebelum guncangan minyak:
•Inflasi di Amerika Serikat: ~7.4%
•Inflasi di Australia: ~10.1%

Dengan kata lain:
Api sudah menyala… dan minyak hanya menuangkan bahan bakar ke atasnya.

Penyebab sesungguhnya dari inflasi adalah:
•ekspansi fiskal yang kuat sejak pertengahan tahun 1960-an
•kebijakan moneter yang tidak terkendali
•guncangan berakhirnya sistem sistem Bretton Woods pada 1971

Ketiga: suku bunga sudah tinggi sejak awal

Sebelum krisis:
•Amerika Serikat: ~7%
•Australia: ~6.9%

Lalu kemudian naik lagi hingga mendekati 10% pada 1974.

Artinya:
Kebijakan moneter sudah berada dalam mode pengetatan… dan tidak dimulai karena minyak.

Keempat: emas tidak berperilaku seperti yang diyakini semua orang

Kepercayaan yang umum: emas naik segera saat ada krisis.

Tapi selama krisis minyak:
•emas turun pada awalnya
•lalu berlipat dua setelah beberapa bulan

Pelajarannya:
Reaksi pasar tidak terjadi seketika… melainkan bergantung pada penetapan ulang risiko secara bertahap.

Jadi… apa yang sebenarnya sedang terjadi?

Krisis minyak adalah faktor dalam sebuah sistem yang kompleks yang mencakup:
•inflasi yang terakumulasi
•perlambatan ekonomi
•ketidakseimbangan moneter
•guncangan politik dan geopolitik

Dengan kata lain:
Minyak tidak menciptakan krisis… melainkan mengungkapnya.

Bagaimana dengan hari ini? Apakah kita mengulang skenarionya?

Persamaan:
•inflasi tinggi sebelum guncangan energi
•perlambatan ekonomi global
•ketegangan geopolitik
•keguncangan pada mata uang
•kenaikan kecenderungan proteksionis

Perbedaan (dan yang paling berbahaya):
•utang pemerintah yang belum pernah terjadi sebelumnya
•kelemahan produktivitas secara global
•kerapuhan pasar tenaga kerja
•meningkatnya populisme dan polarisasi politik
•hilangnya disiplin fiskal di banyak negara

Yang paling penting:
•Amerika Serikat saat ini adalah produsen utama minyak, berbeda dengan era 1970-an

Ringkasan Strategis

Jika Anda seorang investor atau pengambil keputusan:

Jangan terjebak dalam penyederhanaan.

Kenaikan harga minyak bukanlah ceritanya…
melainkan hanya pertanda dari penyakit yang lebih dalam.

Dan seperti yang terjadi pada 1973–1974:
Pasar tidak ambruk karena satu faktor…
melainkan karena akumulasi ketidakseimbangan hingga titik pecah.

$XTIUSD $XBRUSD $XAUUSD50
#IsraelStrikesIranBTCPlunges #TrumpAgreesToTwoWeekCeasefire #GateSquareAprilPostingChallenge
XTIUSD0,96%
XBRUSD1,2%
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan