Baru-baru ini saya menemukan sebuah cerita yang dibagikan Mauricio Ochmann bertahun-tahun yang lalu dan sebenarnya cukup intens. Aktor tersebut sedang melakukan perjalanan dengan mobil ketika sopirnya memberitahunya bahwa dia perlu mengisi bahan bakar, sesuatu yang terasa aneh mengingat jaraknya yang pendek. Sampai di pom bensin, tiba-tiba seseorang mengetuk jendela: 'Bos ingin bertemu.' Tanpa banyak pilihan, dia turun dari mobil dan mendapati dirinya dikelilingi oleh beberapa truk.



Yang menarik adalah bahwa selama pertemuan semuanya berjalan cukup tenang. Pria itu memberi pelukan, menjelaskan bahwa dia menghentikannya karena tidak tahu cara mengenalnya dengan cara lain. Ochmann mengatakan bahwa mereka bersikap baik, semuanya sopan. Tapi kemudian, saat dia mencari tahu siapa sebenarnya orang itu di Google, dia menemukan bahwa orang tersebut 'berbahaya', seperti yang dia katakan. Beberapa minggu kemudian dia melihat berita: orang itu telah dibunuh.

Sekarang, ini yang menarik ketika kita memikirkan siapa sebenarnya El Chema dalam kehidupan nyata. Karakter yang diperankan Ochmann dalam serial tersebut terinspirasi dari Joaquín 'El Chapo' Guzmán, pendiri Kartel Sinaloa. Artinya, Ochmann sedang menggambarkan di layar kehidupan salah satu narkotraficanter paling terkenal di Meksiko, dan kemudian akhirnya bertemu secara langsung dengan seseorang dari dunia yang sama. Kehidupan meniru seni, bukan?

Yang paling membuat saya terkesan adalah bahwa bertahun-tahun kemudian, Ochmann merenungkan mengapa dia memutuskan untuk meninggalkan peran tersebut. Bukan karena pertemuan itu sendiri, tetapi karena dia menyadari sesuatu yang lebih dalam. Selama tur di Meksiko dan Amerika Serikat, dia menyadari bahwa penontonnya termasuk anak-anak berusia 5 hingga 13 tahun yang mengaguminya secara khusus karena menjadi El Chema, bukan karena pekerjaannya sebagai aktor. Dia mempertanyakan pesan yang dia kirimkan, bagaimana dia mengidealkan narkotraficanter untuk generasi baru. Itu membuatnya mempertimbangkan kembali partisipasinya dalam serial tersebut.

Menariknya, sementara Ochmann memutuskan untuk keluar dari genre tersebut, aktor lain seperti Rafael Amaya tetap mengeksplorasi cerita-cerita ini, tetapi tampaknya dari perspektif yang berbeda. Yang jelas adalah bahwa pertanyaan tentang siapa sebenarnya El Chema dalam kehidupan nyata tetap bergema, terutama ketika melihat bagaimana cerita-cerita ini mempengaruhi penonton, terutama yang lebih muda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan