Baru aja baca warning yang menarik dari infrastructure provider soal tokenized securities. Ternyata masalahnya gak cuma soal teknologi, tapi juga biaya platform dan fragmentasi likuiditas yang serius.



Jadi gini, tanpa interoperabilitas yang proper, setiap platform basically jadi silo sendiri. Akibatnya biaya untuk investor bakal naik karena mereka harus deal dengan multiple systems, dan liquidity pool jadi terpecah-pecah di berbagai tempat. Ini jelas inefficient banget.

Yang menarik adalah warning ini datang dari player infrastructure market yang tahu banget gimana cara kerja sistem ini. Mereka basically saying bahwa kalau tokenized securities mau jadi mainstream, harus ada standardisasi dan interoperabilitas framework yang solid.

Kalau lihat dari sudut pandang adoption, masalah ini bisa jadi bottleneck besar. Institusional investor pasti bakal prefer sistem yang efficient dan cost-effective. Jadi kalau biaya platform tetap tinggi dan liquidity fragmented, adoption curve bakal lebih landai dari yang diharapkan.

Pemain infrastructure ini basically pushing untuk collaborative approach, bukan competitive siloing. Makes sense sih, karena ecosystem yang healthy butuh liquidity yang consolidated dan cost structure yang reasonable. Ini worth watching untuk lihat gimana industry bakal respond ke warning ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan