Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ada sesuatu yang cukup menarik terjadi di jaringan Bitcoin minggu ini. Hash rate turun drastis sekitar 8% menjadi 920 EH/s, dan ini kemungkinan berkaitan dengan situasi geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah yang mendorong harga energi melonjak signifikan.
Kenapa ini penting? Sekitar 8-10% operasi penambangan Bitcoin global tergantung pada pasar energi yang sangat sensitif terhadap fluktuasi biaya. Jadi ketika harga minyak naik akibat ketegangan di Iran, penambang di kawasan itu langsung tertekan. Mereka mulai shutdown operasi atau mengurangi kapasitas karena margin mereka sudah tipis.
Dari data mempool, jaringan sekarang memproyeksikan penyesuaian kesulitan turun sekitar 8%, yang merupakan pergeseran negatif terbesar kedua dalam lima tahun terakhir. Ini menandakan bahwa banyak penambang sedang mengalami kapitulasi. Setiap kali ini terjadi, biasanya harga Bitcoin juga mengalami tekanan turun.
Saat ini Bitcoin diperdagangkan sekitar $74K, sudah turun dari level yang lebih tinggi minggu lalu. Ini bukan kebetulan. Secara historis, periode tekanan penambang selalu bertepatan dengan momentum penurunan harga. Jaringan sedang memasuki fase yang cukup kritis.
Yang menarik adalah respons industri penambangan terhadap kondisi ini. Banyak perusahaan penambang yang tercatat di bursa mulai diversifikasi keluar dari Bitcoin. Mereka beralih ke AI dan high-performance computing untuk mencari sumber revenue baru. Ada juga yang menjual stash Bitcoin mereka untuk menurunkan utang dan mendanai transformasi bisnis ini.
Salah satu contoh paling ekstrem adalah Bitmine Immersion Technologies. Mereka berubah dari pure mining company menjadi semacam treasury Ethereum dengan leverage. Dalam enam bulan mereka menggandakan jumlah saham dan mengumpulkan lebih dari $10 miliar untuk akumulasi Ethereum. Sekarang mereka memegang 4,87 juta ether dengan biaya rata-rata $2.206 per token.
Jadi yang kita lihat sekarang adalah kombinasi tekanan: geopolitik menaikkan biaya energi, margin penambang terus tertekan, harga Bitcoin volatile, dan hasilnya adalah penambang terpaksa mencari strategi alternatif. Semua ini menciptakan hambatan tambahan bagi momentum harga Bitcoin di jangka pendek. Situasi seperti ini biasanya memakan waktu beberapa minggu atau bulan sebelum stabilisasi kembali.