Dalam investasi kripto, kasus perselisihan dengan mitra semakin meningkat, dan kejadian yang terjadi bulan lalu di Korea benar-benar cerita yang menakutkan. Seorang investor berusia 39 tahun di Seoul ditangkap karena diduga mencoba memberi racun kepada mitra bisnisnya. Pemicu utamanya adalah kerugian investasi cryptocurrency sebesar 117 miliar won (sekitar 1,1 juta dolar Australia). Mereka berdua tampaknya telah menjalankan program investasi terkait Bitcoin bersama sejak 2022, tetapi pasar yang tiba-tiba jatuh menyebabkan hubungan mereka memburuk secara drastis.



Sejujurnya, dari kejadian ini banyak yang bisa dipelajari. Pasar kripto beroperasi 24 jam sehari, 365 hari setahun, sehingga tekanan psikologis bagi investor sangat besar. Tidak seperti pasar saham tradisional yang memiliki waktu penutupan, pasar kripto terus-menerus mengalami fluktuasi. Ketika masalah kemitraan ditambahkan ke situ, mudah bagi emosi dan keuangan untuk mencapai batasnya.

Yang menjadi sorotan dari kejadian ini adalah bahaya dari kolam investasi tidak resmi. Klub investasi yang tidak terdaftar hampir tidak memiliki perlindungan hukum jika terjadi masalah. Jika salah satu mitra mengelola sisa dana secara sepihak, konflik tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, penting untuk memiliki kerangka hukum yang jelas sejak awal.

Cara terbaik bagi investor untuk melindungi diri mereka sendiri adalah dengan menerapkan dompet multi-tanda tangan. Dengan membutuhkan beberapa kunci rahasia, satu orang tidak bisa secara sepihak memindahkan dana. Ini berfungsi sebagai mekanisme check and balance digital.

Hal penting lainnya adalah memiliki kontrak tertulis yang jelas. Pada tahap awal, bisa saja dilakukan dengan "perjanjian lisan", tetapi jika melibatkan dana besar, harus ada definisi peran, ambang kerugian, dan klausul arbitrase saat terjadi sengketa. Pengawasan dari pusat pengelolaan exchange dan regulator juga semakin diperketat, sehingga penting untuk memeriksa status pendaftaran sebelum bergabung dengan program investasi tidak resmi.

Pemerintah Korea juga aktif menjalankan undang-undang perlindungan pengguna aset virtual. Mereka mewajibkan pemisahan dana pengguna dari aset bursa, serta memastikan adanya asuransi dan cadangan untuk melindungi dari peretasan dan gangguan sistem. Undang-undang ini menunjukkan arah perubahan pengawasan aset kripto yang setara dengan sekuritas tradisional.

Investasi dengan mitra memang praktis, tetapi harus selalu dilengkapi perlindungan hukum. Jika akses diblokir, segera konsultasikan dengan pengacara dan cari ahli yang mampu menangani litigasi blockchain. Kasus seperti ini sangat rentan terhadap emosi pribadi, jadi mediasi profesional sangat penting.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan