Rekan kerjaku sebelumnya, tahun lalu mengajukan cuti berkabung selama tiga hari.


Alasannya adalah neneknya meninggal dunia.
Bos tidak menyetujui. Bukan karena tidak ingin memberi cuti, tetapi karena tidak percaya.
Dia berkata, tahun lalu nenekmu sudah meninggal sekali lagi.
Rekan kerjaku terkejut. Bos membuka sistem HR, memutar layar ke arahnya.
Di sana tercatat riwayat cuti. Pada bulan Maret tahun lalu, cuti berkabung tiga hari, alasan: nenek meninggal dunia.
Pada bulan September tahun lalu, cuti berkabung tiga hari, alasan: nenek meninggal dunia.
Pada bulan Januari tahun ini, cuti berkabung dua hari, alasan: nenek dalam kondisi kritis.
Dengan tambahan ini, nenek sudah digunakan empat kali.
Bos berkata, apakah nenekmu seekor kucing? Memiliki sembilan nyawa.
Rekan kerjaku memerah di lehernya. Berdiri menunduk sebentar. Lalu mengangkat kepala dan berkata,
“Nenekku, dia punya tiga putri. Ibuku adalah yang tertua. Bibi kedua dan ketiga tidak merawat. Ibuku merawat sendiri.”
“Tahun lalu bulan Maret, dia pertama kali dirawat di rumah sakit. Ibuku meminta aku cuti pulang membantu.
Aku bilang, perusahaan sedang sibuk. Ibuku berkata, ya sudah, bersiaplah menghadapi kematian nenek.”
“Tahun lalu bulan September, dia kedua kali dirawat di rumah sakit. Aku tidak pulang.”
“Tahun ini bulan Januari, dia ketiga kali dirawat di rumah sakit. Aku pulang. Dia berbaring di ranjang rumah sakit, tidak mengenaliku lagi.”
Suara dia tidak bergetar. Tapi seluruh kantor menjadi sunyi.
“Ini benar-benar. Ibuku kemarin menelepon. Katanya nenek sudah pergi. Dia minta aku pulang kali ini.”
Dia mengeluarkan ponselnya. Membuka sebuah foto. Itu adalah ruang pemakaman. Karangan bunga bertuliskan namanya.
Dia langsung memesan tiket. Bos tidak berkata apa-apa lagi. Setelah dia pergi, bos mengubah semua catatan cuti empat kali itu di sistem menjadi “Alasan keluarga”.
Lalu mengirim pesan ke HR: mulai sekarang, cuti berkabung, tidak perlu ditanyakan alasannya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan