Ripple memperluas infrastruktur kustodi aset digitalnya ke Afrika melalui kerjasama dengan Bank Absa – salah satu lembaga keuangan terbesar di Afrika Selatan. Menurut perjanjian, Absa akan mengintegrasikan teknologi kustodi Ripple untuk mengelola mata uang kripto dan aset enkripsi bagi pelanggan, membantu menyediakan layanan yang aman dan mematuhi regulasi ketika kerangka hukum di kawasan semakin jelas. Ini adalah pelanggan kustodi institusi pertama Ripple di Afrika, memperluas jaringan yang sudah ada di Eropa, Asia, dan Amerika Latin. Kerjasama ini memperkuat peran Ripple sebagai jembatan antara keuangan tradisional dan aset digital, sekaligus mencerminkan tren bank-bank Afrika yang mengadopsi blockchain untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya transaksi. Ripple juga sedang memperluas kehadirannya di Afrika dengan proyek pembayaran bersama Chipper Cash dan rencana penerbitan stablecoin RLUSD.