Senator Amerika sedang mendesak untuk menegosiasikan poin-poin kunci yang masih tersisa dalam RUU pengaturan crypto, dengan tenggat waktu yang tersisa hanya dari dua hingga 14 hari lagi. Sumber yang memahami situasi menyebutkan bahwa jika kesepakatan tidak tercapai lebih awal, RUU tersebut berisiko sepenuhnya gagal.
Komite Perbankan Senat saat ini fokus pada dua isu utama: cara menangani hasil stablecoin dan konflik kepentingan terkait dengan Presiden Donald Trump serta proyek crypto dari keluarganya. RUU ini bertujuan untuk mendefinisikan yurisdiksi antara SEC dan CFTC, sekaligus memperjelas konsep “aset pendukung” untuk menentukan jenis crypto mana yang bukan sekuritas.
Jika tidak ada dukungan bipartisan yang cukup kuat di komite, RUU ini sulit melewati Senat karena membutuhkan minimal 60 suara. Dalam konteks pemilihan tengah jalan yang semakin dekat, tekanan politik dari industri crypto dan PAC semakin meningkat, menjadikan minggu depan sebagai tahap krusial bagi masa depan kerangka hukum crypto di AS.