4 Maret, berita menunjukkan bahwa harga Bitcoin baru-baru ini mengalami kenaikan yang signifikan, sempat mendekati angka 70.000 dolar AS, dan saat ini tetap berada di sekitar 68.000 dolar AS. Data pasar menunjukkan bahwa kenaikan ini lebih banyak dipicu oleh masuknya dana institusional dan penutupan posisi short, meskipun suasana perdagangan secara keseluruhan tetap berhati-hati.
Makmal maker Enflux dalam laporan terbarunya menyatakan bahwa rebound kali ini lebih banyak berasal dari penyesuaian posisi trading, bukan dari terbentuknya konsensus bullish yang jelas di pasar. Sebelumnya, ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu sentimen safe haven di pasar, sehingga banyak trader membuka posisi short, dan Bitcoin sempat turun ke sekitar 63.000 dolar AS. Setelah konflik tersebut tidak segera berkembang menjadi perang regional yang mempengaruhi jalur perdagangan di Teluk, sebagian posisi short mulai ditutup, mendorong harga kembali cepat naik.
Enflux berpendapat bahwa reaksi aset kripto terhadap peristiwa geopolitik biasanya lebih cepat dibandingkan pasar keuangan tradisional. Ketika ketidakpastian global meningkat, Bitcoin sering dianggap sebagai “saluran pelepasan tekanan” untuk arus dana, sehingga fluktuasi jangka pendek menjadi lebih tajam.
Dana institusional tetap menjadi kekuatan utama yang mendukung pasar. Data menunjukkan bahwa dalam lima hari perdagangan terakhir, ETF Bitcoin spot mencatatkan arus masuk bersih sekitar 1,45 miliar dolar AS, memberikan dukungan likuiditas penting bagi harga. Sementara itu, data on-chain juga menunjukkan tanda-tanda pemulihan permintaan spot.
Lembaga data blockchain Glassnode menunjukkan bahwa indikator momentum Bitcoin mulai pulih dari kondisi lemah sebelumnya. Indeks kekuatan relatif (RSI) telah naik dari sekitar 36 menjadi 41, meskipun masih di bawah batas 50 yang didominasi oleh bullish, tetapi sinyal perbaikan teknikal sudah terlihat.
Aktivitas perdagangan spot juga meningkat. Data menunjukkan volume perdagangan spot Bitcoin dari sekitar 6,6 miliar dolar AS minggu lalu meningkat menjadi sekitar 9,6 miliar dolar AS, dan order beli jual mulai seimbang, menandakan tekanan jual sebelumnya mulai berkurang.
Namun, pasar derivatif tetap berhati-hati. Glassnode menyatakan bahwa biaya posisi leverage long telah turun secara signifikan, dan pasar futures masih menunjukkan kekuatan penjual yang sedikit dominan, menandakan bahwa trader dengan leverage tinggi belum sepenuhnya beralih ke optimisme.
Data prediksi pasar juga menunjukkan tren serupa. Probabilitas pasar terhadap kemungkinan Bitcoin turun di bawah 65.000 dolar AS dan 60.000 dolar AS dalam waktu dekat menurun, tetapi sebagian besar trader belum memperhitungkan kemungkinan harga menembus 80.000 dolar AS secara kuat saat ini. Secara keseluruhan, Bitcoin mendapatkan stabilitas sementara berkat dukungan dari dana institusional dan permintaan spot yang membaik, namun kepercayaan pasar masih dalam proses pemulihan.
Artikel Terkait
Gencatan senjata Iran-AS mendorong Bitcoin naik, apakah ini hanya pantulan jangka pendek atau awal bull market baru?
Charles Schwab merilis laporan penelitian investasi mata uang kripto, dengan menyatakan bahwa alokasi dalam jumlah kecil pun dapat meningkatkan risiko portofolio investasi
Bitcoin kembali ke $72K setelah AS dan Iran menyetujui gencatan senjata selama 2 minggu
ETF Bitcoin Spot di AS Melihat Arus Masuk $471,3 Juta Dipimpin oleh BlackRock
Hasrat penambangan Bitcoin Iran turun 77% dalam kuartal terakhir di tengah konflik